Banyak orang sukses di dunia ini. Mereka yang sukses banyak yang menjadikan sepak terjang, strategi dan filosofi mereka sebagai sebuah buku. Namun banyak pula orang yang sebenarnya tidak sukses namun pura-pura sukses dan membuat buku. Ya karena memang bisnisnya memjual buku.
Kita mulai dengan buku sukses yang memang ditulis oleh orang sukses. Tidak 100% bener buat kamu. Apakah semua yng membaca dan menghayati-nya akan jadi jutawan? Tentu tidak!! Mereka yang sukses belum tentu sadar penyebab kesuksesannya.
Tidak semua orang ditakdirkan sukses dengan cara yang sama.
Misalnya orang yang memiliki kharisma tinggi dan bukan. Bila seseorang memiliki kharisma yang tinggi, ia cocok menjadi sales atau pembicara atau frontman. Bila tidak, cocoknya menjadi orang di belakang panggung yang sukses misalnya penulis novel, programmer, pencipta lagu, akuntan dll.
Ada orang yang cocok bekerja sebagai sales dan ada yang cocok menjadi produsen. Itu sudah takdir bagi saya. Saya orang yang kurang berkharisma. Saya yakin saya lebih cocok di bagian produksi. Saya tetap yakin bisa sukses asal saya menghasilkan sesuatu yang baik dan memiliki sales handal dan bermoral. Bermoral yaitu tidak menipu saya. Begitu-pula seorang sales, ia akan berakhir sebagai penipu bila ia berhasil menjual produk yang sebenarnya jelek dengan harga yang mahal buanget deh boo... Seperti Multi fuckin level marketing.
Saya membaca sebuah buku motivasi dan semuanya bercerita tentang frontman. Jarang sekali saya menemukan buku tentang motivasi berproduksi. Mungkin orang kaya didominasi seorang penjual bukan pembuat. Mereka menjadi kaya karena menjual mahal dan mengurangi penghargaan terhadap yang membuat. Contoh buruh pabrik, teknisi versus konromerat(sales).
Jika sampai ada buku yang menganjurkan untuk menjadi kaya dengan mengorbankan pihak produksi. Terkutuklah penulis itu. Tidak ada produk tanpa produsen. Penjualan akan semakin mudah bila kualitas produk memang baik.
Buku Motivasi : Penjual VS Produsen
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment